11 Cara Budidaya Ikan kakap Putih di Tambak Secara Alami

Negara Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki sumber daya alam yang melimpah terutama sumber daya peairan. Hal ini menjadi potensi untuk budidaya segala jenis ikan sebagai upaya mensejahterakan masyarakat melalui peningkatan lapangan kerja, membentuk masyarakat yang mandiri dan berinovasi, memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan menambah devisa negara.

Ikan kakap putih sudah menjadi menu favorit di Sebagian daerah, banyak olahan dan kreasi dibuat dari ikan tersebut mulai digoreng, dibakar, manis asem hingga dibuat kripik ikan. Budidaya kakap putih secara alami tentu memberi potensi keunggulan yang besar untuk mengembangkan perikanan di Indonesia.

Untuk memanfaatkan sumber daya tersebut secara maksimal, kita membaca dan menambah wawasan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Saya akan berbagi cara mengenai salah satu cara memanfaatkan sumber daya alam yang kita miliki, yaitu budidaya ikan kakap secara alami di tambak, yaitu sebagai berikut.

Lokasi tambak
Tambak budidaya kakap putih
  1. Pemilihan lokasi

Salah satu penentu keberhasilan budidaya kakap putih secara alami di tambak ialah jenis lokasi yang sesuai dengan habitannya, yaitu: Tinggal diperairan pesisir, suhu air dalam, rentang 26-30°C, menghuni di akar-akar pohon mangrove dan melakukan migrasi.

Untuk itu budidaya ikan kakap putih secara alami kondisi air payau, kedalaman tambak kisaran 70-200 cm, Luas 4-10 ha dan banyak pohon mangrove.

  1. Kondisi Lingkunggan

Kondisi lingkungan untuk kakap putih yang ideal ialah tingkat salinitas atau kandungan garam 15-35 ppt, suhu 26-30°C, DO ≥ 5 ppm, pH 5 – 8, dan ammonia serta nitrit air di bawah 0,01ppm.

  1. Kontruksi tambak

Pembuatan kontruksi tambak lingkaran atau persegi dengan degan Panjang sisi 200 meter dan diberi sekat berupa pohon mangrove tiap 25-50 meter. Kondisi tanggul harus kuat dengan lebar tanggul minimal 1 meter dengan tinggi 0,5 meter dari air permukaan pasang tertinggi hal ini agar tidak terjadi luapan air.

  1. Persiapan Tambak

Persiapan dilakukan dengan cara mengeringan lokasi jika memungkinkan, jika tidak bisa dilaksanakan maka dilakukan pengapuran agar pH tanah setabil, pemupukan, dan disertai memusnahan predator ikan dengan memberikan obat yang ramah lingkungan seperti samponi. Jika seluruh persiapan tambak tersebut telah dilaksanakan, nantinya air yang digunakan untuk budidaya akan lebih jernih dan bersih. Kecerahan air dapat bertahan hingga kedalaman 40 cm

  1. Benih Ikan Bermutu

Benih yang bermutu mempunyai ciri-ciri ukuran seragam, bentuk fisik mulus atau tidak cacat, bebas penyakir, bergerak aktif, cepat menangkap makanan saat diberi makanan

  1. Persiapan Benih

Bibit kakap putih berukuran 2-5 cm harus didiamkan dulu dalam kolam lingkaran atau bak besar dengan memberikan jamu untuk memulihkan kondisi bibit, kemudian dipindahkan ke jaring apung untuk mempermudah memberikan pakan. Setelah size 1-3 0ns dilpas liar di tambak yang ukuranya lebih luar.

  1. Jenis Umpan

Jenis umpan budidaya kakap putih saat masih bibit ialah ikan atau udang dalam keadaan yang masih segar yang memiliki protein tinggi dan kandungan lemak yang rendah. Namun, saat sudah lepas liar ikan kakap putih akan mencari umpan sendiri dengan cara memakan udang dan ikan kecil yang ada di tambak.

  1. Pantau Kondisi Lingkunggan

Selama masa budidaya selalu pantau kondisi lingkungan agar sesuai kebutuhannya, dengan cara menjaga siklus air selalu bergerak, kecerahan air setabil 30-40 cm

  1. Cegah penyakit

Mencegah penyakit dapat dilakukan dengan cara rutin mengecek kondisi air karena kakap putih sangat sensitif dengan keadaan air yang berubah secara mendadak.

  1. Masa Panen/Diburu

Ikan kakap putih yang siap dikonsumsi yaitu ukuran 0,5 – 1 kg per ekor. Dengan pertumbuhan 2-4 ons per bulan. Pertumbuhan ikan di tambak tergantung dari uumpan yang ada di dalam tambak semakin banyak maka pertumbuhan semakin maksimal.

  1. Cara panen

Panen ikan kakap putih dapat dilakukan dengan jaring khusus kakap atau menggunakan jaring trawl dengan cara menggiring agar berkumpul di tempat tertentu dan ditangkap sesuai dengan size tertentu.

Bisa juga dilakukan menggunakan pancing, karena ikan kakap putih merukan jenis ikan pancing yang mempunyai sensasi strike yang menegangkan.

 

Kakap putih hasil pancing
Panen dengan Pancing

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *